Profil Yayasan
Mengenal Lebih Dalam Yayasan Paskalis
Pelindung Ekaristi
1540 - 1592
Kanonisasi: 1690
Riwayat Hidup
Paskalis dilahirkan pada Hari Raya Penekosta tahun 1540 di Torre Hermosa, Spanyol. Orang tuanya miskin dalam harta benda duniawi, namun kaya dalam hal kesalehan dan keutamaan Kristiani. Anak itu nampak sangat dilimpahi dengan anugerah-anugerah Roh Kudus. Dengan gembira dia memperhatikan dan menaati pelajaran-pelajaran baik yang diajarkan orang tuanya kepadanya, dan dia begitu melampaui anak-anak yang lain seumurnya dalam memahami kebenaran-kebenaran ilahi dan semangat dalam hal keutamaan, sehingga mengherankan setiap orang.
Masa Muda
Karena desakan kedudukan orang tuanya yang rendah, Paskalis, semenjak masa kanak-kanak, sudah harus menggembalakan ternak orang-orang lain. Kendati, karena kerjanya itu, dia tidak bisa ikut dalam kehidupan hiruk pikuk anak-anak lain, dia disukai oleh mereka juga. Mereka pun menghargai Paskalis dan terbuka menerima teguran-teguran dari dia dan mau mendengarkan pelajaran-pelajaran agama Kristiani yang kadang-kadang dia berikan.
Majikanya sedemikian senang pada Paskalis, yang sementara itu sudah berkembang menjadi seorang pemuda yang kuat, sehingga pada suatu hari mengungkapkan kepadanya niatnya untuk mengadopsinya dan menjadikan dia ahli warisnya. Tetapi orang muda itu dengan penuh terimakasih menjawab bahwa dia ingin tetap miskin dan berniat untuk mempersembahkan dirinya bagi pelayanan Tuhan dalam hidup religius.
Kehidupan Religius
Kemudian, Paskalis pindah ke provinsi lain, dan pada umur 24 tahun mengajukan permohonan untuk menjadi seorang bruder di biara Saudara-saudara Dina di Monteforte. Permohonannya dikabulkan dan Paskalis nampak dapat menjalani alur kesempurnaan dengan mudah dan cepat. Dia sedemikian rendah hati, sehingga dia memandang dirinya sebagai yang terakhir dari semua saudara. Pada waktu yang sama, dia juga sedemikian penuh belas kasih dan dengan gembira menjalankan tugas-tugasnya yang sangat berat demi kepentingan saudara-saudara yang lain. Terhadap tubuhnya, dia sangat keras, sampai-sampai dia tidak memberikan dirinya beristirahat, bahkan sewaktu sedang melaksanakan tugas-tugasnya yang paling berat.
Di sepanjang jalan, sewaktu dia mengumpulkan derma, tangannya selalu memegang rosarionya dan menghayati Tuhan berada dalam hatinya. Paskalis menjalankan devosi khusus kepada Santa Perawan Maria, yang dipanggilnya sebagai Ibunya sendiri, dan devosi kepada Sakramen Mahakudus. Hal itu terbukti menjadi sarana yang terus-menerus menyalakan semangatnya.
Karunia-Karunia Surgawi
Tuhan memperlihatkan betapa Dia berkenan pada devosi Paskalis. Pada suatu hari ketika berada di luar biara, Paskalis dengan khusuk berlutut ketika dia mendengar bunyi bel tanda konsekrasi. Pada saat itulah Sakramen Mahakudus diperlihatkan kepadanya dalam sebuah monstran yang diangkat oleh malaikat-malaikat yang berterbangan di udara. Dalam gereja biara, sering kali dia didapatkan sedang telungkup di depan tabernakel atau sedang berlutut dengan kedua lengannya terentang, atau sedang berada dalam ekstase. Pada saat-saat semacam itu, jiwanya dilimpahi dengan cahaya dari atas. Bagaimana pun juga, saudara yang sederhana ini, yang tidak pernah belajar membaca dan menulis, dapat berdiskusi perihal misteri-misteri agama yang paling mendalam dengan pandangan yang menakjubkan sampai mengherankan orang-orang yang paling terpelajar.
Karena memiliki pencerahan surgawi itu, Pater Provinsial pernah mengirimnya dari Spanyol, dengan membawa suatu hal yang sangat penting, ke Pater General OFM, yang pada waktu itu berada di Perancis. Paskalis melewati suatu perjalanan yang jauh dan melelahkan, menyeberangi pegunungan Pirenea, dengan berjalan dengan kaki telanjang, melalui daerah-daerah yang penghuninya menganut aliran sesat yang fanatik, yang berkali-kali membahayakan kehidupan saudara-saudara religius. Tetapi para malaikat Tuhan melindungi Paskalis sepanjang perjalanannya ke Perancis itu dan kembali, sehingga dia selamat dari bahaya.
Wafat dan Mukjizat
Sesudah dia kembali, Paskalis tetap rendah hati seperti sebelumnya, dan berkembang di semua keutamaan sampai hari kematiannya. Dia meninggal dunia di Villareal, pada pesta Pentekosta, hari kelahirannya, 17 Mei 1592. Meninggalnya terjadi pada waktu perayaan Misa meriah di gereja biara, pada saat Hosti Kudus diangkat. Pada saat itulah Paskalis menghembuskan nafasnya yang terakhir.
Pada waktu pemakamannya, sebagaimana biasa, jenazah Saudara Dina awam dibaringkan pada keranda di dalam gereja. Ketika Sakramen Mahakudus diangkat pada waktu Misa Requiem, tubuh yang sudah meninggal itu terangkat dengan sendirinya, membungkuk hormat kepada Hosti Kudus; sikap hormat itu terulang lagi pada waktu Piala diangkat; dan kemudian jenazah itu turun dengan sendirinya. Banyak mukjizat terjadi pula pada pemakamannya.
Penghormatan Gereja
Sri Paus Paulus V memberinya gelar beato dan Alexander VIII memberikannya kanonisasi pada tahun 1690. Sri Paus Leo XIII pada 1897 mengangkatnya menjadi pelindung semua perkumpulan dan kongres Ekaristi.
Sumber: ofm-indonesia.org
Sejarah Singkat Yayasan Paskalis
Yayasan Paskalis didirikan pada tanggal 14 Desember 1976 melalui Akta Nomor 30, dengan tujuan memisahkan pengelolaan sekolah dari Gereja Santo Paskalis. Yayasan ini dibentuk untuk mengelola sekolah, dan pada awalnya, Pastor Ben Tentua, OFM, menjabat sebagai ketua yayasan pertama.
Berikut adalah poin-poin sejarah Yayasan Paskalis:
Pembentukan Yayasan: Yayasan Paskalis dibentuk pada 14 Desember 1975 untuk mengelola pendidikan yang sebelumnya dikelola langsung oleh gereja. Pemisahan ini dilakukan untuk memisahkan pengelolaan sekolah dari gereja secara administratif.
Ketua Pertama: Pastor Ben Tentua, OFM, menjadi Ketua Yayasan Paskalis yang pertama.
Hingga saat ini Yayasan Paskalis masih terus berkembang dalam naungan Keuskupan Agung Jakarta, di bawah pengelolaan para Imam dari Ordo Fratrum Minorum (OFM) yang berkarya di Gereja Santo Paskalis, Paroki Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Visi
Visi Yayasan Paskalis adalah: Mengusahakan dan menyelenggarakan Lembaga pendidikan dan usaha-usaha sosial bagi warga paroki dan masyarakat pada umumnya.
Misi
Dalam rangka mewujudkan Visi tersebut maka Yayasan Paskalis memiliki Misi-Misi yaitu:
- Mengusahakan dan menyelenggarakan sekolah-sekolah dan kursus-kursus.
- Mengusahakan usaha-usaha sosial yang sah dan halal dan tidak bertentangan dengan Undang-undang dan peraturan-peraturan yang berlaku.
Sumber: Anggaran Dasar Pasal 3 dan 4 pada Akte Pendirian Yayasan Paskalis No.30 Tahun 1976.
Nilai-nilai Dasar Pendidikan Fransiskan
Menghormati Martabat Setiap Individu
Mengakui bahwa setiap orang diciptakan oleh Tuhan dengan martabat yang sama, tanpa memandang status sosial atau latar belakang, dan berkomitmen untuk melindungi martabat tersebut.
Hidup Sederhana
Menerapkan gaya hidup sederhana dan bersahaja, menemukan kebahagiaan sejati dalam melepaskan diri dari keinginan duniawi yang berlebihan dan fokus pada pelayanan.
Membangun Perdamaian dan Keadilan
Mengutamakan perdamaian, pengampunan, dan rekonsiliasi. Peserta didik diajarkan untuk melerai pertengkaran dan menghindari perilaku kasar, serta peduli terhadap isu-isu sosial dan lingkungan yang terkait dengan keadilan.
Peduli terhadap Kaum Miskin dan Terpinggirkan
Memiliki belas kasih dan melayani mereka yang membutuhkan, serta berpihak pada yang lemah.
Penghargaan terhadap Alam Ciptaan
Menjaga, menghormati, dan melindungi alam sebagai ciptaan Tuhan, seperti yang dicontohkan oleh Santo Fransiskus dalam kecintaannya pada semua makhluk hidup.
Persaudaraan Sejati
Memupuk semangat persaudaraan dan kebersamaan, di mana guru dan siswa bekerja sama dalam suasana kekeluargaan.
Belajar Sepanjang Hayat
Mendorong sikap menjadi manusia pembelajar, mengutamakan proses pembelajaran, dan menjadikan sekolah sebagai tempat belajar untuk kehidupan.
Kegembiraan
Menekankan pentingnya sukacita dan kegembiraan dalam menjalani kehidupan dan proses belajar.
Pembina
Jabatan
Pembina
Nama Lengkap
RP. Thomas Ferry Suharto, OFM
Jabatan
Anggota Pembina
Nama Lengkap
FX. Ponco Herprasetyo B. M
Jabatan
Anggota Pembina
Nama Lengkap
Johanes Nasib S
Pengawas
Jabatan
Pengawas
Nama Lengkap
RP. Antonius Nugroho Bimo, OFM
Jabatan
Anggota Pengawas
Nama Lengkap
Agatha Budi Astuti
Pengurus
Jabatan
Ketua
Nama Lengkap
RP. Thobias Harman, OFM
Jabatan
Bendahara
Nama Lengkap
Lie Anne Tanjaya
Jabatan
Sekretaris
Nama Lengkap
Clarissa E. T